Showing posts with label catatan. Show all posts
Showing posts with label catatan. Show all posts

Monday, July 24, 2017

Baking Soda, Pahlawan Anti Noda


"Baking soda!" Mungkin itu adalah salah satu kata keramat yang selalu keluar dari mulut seorang teman bila saya menanyakan segala sesuatu yang bersangkutan dengan cara menghilangkan noda. Entah noda di baju, celana, lap, piring gelas sampai wajah.

Bayangkan hanya dengan serbuk putih seharga 1500 per 100 gr itu, semua noda hilang, lenyap, kabur, gone.

Awalnya saya gak percaya lah ya, masalahnya yang saya tau baking soda ini hanya digunakan untuk bahan tambahan membuat kue agar mengembang. Namun karena kegigihan teman saya plus pemberian bukti yang meyakinkan, saya pun tertarik mencobanya. Dan secara menakjubkan apa yang dikatakan oleh teman saya itu benar adanya.

Baking soda atau soda kue dikenal dengan nama Natrium bikarbonat yaitu senyawa kimia dengan rumus NaHCO3.

Baking soda adalah senyawa bersifat basa yang sangat mujarab untuk mengobati sakit maag serta dapat menurunkan kadar asam urat seseorang.

Selain itu, senyawa kimia berbentuk kristal itu memiliki banyak sekali kegunaan diantaranya membuat kinclong cangkir keramik dan mug seng.

Minuman kopi dan teh kerap meninggalkan bekas hitam di cangkir keramik atau mug seng. Dulu, seorang teman saking jengkelnya dengan noda kopi di cangkir, nekat menggunakan pembersih porselen kamar mandi untuk membersihkannya. Bersih sih tapi rasanya kayak gimana gitu ya kalo kepikiran dibersihin pakai cairan pembersih kamar mandi yang keras.
Nah, bila menggunakan baking soda, pikiran buruk pasti hilang sudah secara baking soda itu aman dikonsumsi. Caranya sendiri mudah, buatlah pasta baking soda dengan cara mencampur baking soda dengan air. Basahi cangkirnya, oles dengan pasta baking soda dan gosok hingga bersih.
Selain untuk peralatan makan seperti cangkir dan piring, biasanya saya juga menggunakan baking soda untuk membersihkan Zink atau tempat cuci piring dan menghilangkan noda lumut di ember.

Selain noda di peralatan makan dan perkakas dapur, baking soda pun dapat digunakan sebagai penghilang noda baju. Kerah kemeja biasanya adalah bagian baju yang kerap ternodai keringat. Biasanya saya harus menggosok dengan keras setelah dioles deterjen memakai sikat sebelum dimasukan ke mesin cuci. Alhasil kerah baju pun kainnya cepat menipis. Dengan menggunakan baking soda pekerjaan menyikat dengan sikat tidak akan terlalu berat. Caranya adalah olesi kerah baju atau bagian yang ternoda lainnya dengan pasta baking soda, diamkan sekitar 15 menit lalu baru dikucek atau digosok dengan lembut.
Selain menghilangkan noda, baking soda pun berkhasiat untuk menghilangkan bau tak sedap atau apek dari pakaian. Kita pun dapat menuangkan satu cangkir baking soda ke dalam cucian di mesin cuci agar pakaian menjadi lembut, tak berbau dan bersih kinclong. Selain meningkatkan kinerja deterjen, baking soda pun menjaga mesin cuci selalu dalam keadaan bersih.

Nah, bagaimana dengan noda di wajah? Tentu saja bisa. Saya menggunakan baking soda yang dicampur dengan madu dan air jeruk lemon untuk membersihkan wajah dari noda kotor, mengangkat sel-sel kulit mati, menghilangkan jerawat dan menipiskan bintik hitam di wajah. Cukup gunakan dua kali seminggu. Selain untuk wajah, racikan baking soda diatas juga dapat digunakan untuk mencerahkan seluruh anggota tubuh.

Sebagai bonus, baking soda pun dapat digunakan untuk memutihkan gigi, menghilangkan bau mulut serta membinasakan ketombe. Ciamik bukan?

Sekian.

posted from Bloggeroid

Thursday, January 12, 2017

MARAH

Bila saja marah-marah bisa bikin badan gue kurus kayak si Uus, tiap hari gue bakalan marah-marah terus. Marah karena kenaikan harga barang dan jasa yang masip, pendapatan kurang sip, hp lemot, kuota cekak, usaha jalan ditempat, temen gak pengertian, ayam beri sembarangan, kuda kencing berdiri kucing kencing berlari, de el el, etece. Tak lupa gue juga bakal marah sama hidup gue yang gak seberuntung si A, gak sehoki si B, gak selaba si C, atau gak seprofit si Z.

Tapi untungnya marah-marah malah bikin badan gue ngembang kayak rangginang yang di goreng di minyak panas, hipertensi, gatel-gatel, rorombeheun, aura kelam, wajah asem, jerawatan, ketombean, komedoan, ubanan, di jauhi temen, kastamer, tetangga, bu erte, bu erwe, si abah, si emak, sisiuk dan lain sebagainya. Deretan hal tak menyenangkan tersebut ternyata telah membuat gue siuman kalau marah-marah itu banyak ruginya daripada untungnya, defisit, mana gak dapet gaji ke-13 sama bonus akhir tahun lagi. Widih, siapa gue, pegawai bukan karyawan entahlah. Jauh panggang dari api. Tsaaah.

Dan gue merasa nyaman, suejuk, gemah ripah lohjinawi tut wuri handayani, ketika mendengar fatwa imam besar the ertetigaerweduacicukangplaza yang menyebutkan bahwa bersyukur atas semua yang terjadi dalam hidup adalah salah satu hal yang dapat meredam bom kemarahan yang ada dalam hati, kecuali bomnya C4, itu mah tim gegana yang harus turun tangan.
Dan berpikir positif adalah salah dua cara memampatkan kemarahan, karena bila nehatip haruslah memakai kecemeta mineus, bukan kecemete pleus apalagi kecemete kuda.

Marah-marah memang boleh-boleh saja, namun asalkan ada perlunya. Ah, kalo udah gini, jadi inget sama salah satu lagunya bang Haji yang digubah sedikit oleh pak sekte, seperti dibawah ini :

Janganlah hey marah-marah, kalau tiada artinya
Marah-marah boleh saja, kalau ada perlunya

Kalau terlalu banyak marah
Muka merah tensi menjulang
Kalau sering marah-marah
Segala penyakit akan mudah datang
Darilah itu sayangi badan
Janganlah marah-marah sembarangan.

Sekian dan terima diri.

posted from Bloggeroid

Wednesday, January 11, 2017

HIDUP DAN ANGKA

Hidup itu janganlah di dikte oleh angka, karena sesungguhnya angka adalah domainnya toto gelap. Mengapa harus gelap? Karena kalau Tewel, itu mah gitarisnya Elpamas.
Sekian dan terima gaji.

posted from Bloggeroid