Showing posts with label murah. Show all posts
Showing posts with label murah. Show all posts

Thursday, July 12, 2012

BIS DAMRI DULU DAN KINI

Bis adalah alat transportasi yang murah meriah, bis ini pula yang telah dengan setia nemenin saya  dari SMA hingga sekarang.
Banyak sekali kenangan yang terlewati bersama bis yang satu ini.  Suka maupun duka :)
Waktu SMA dulu kebetulan lokasinya di lewati 2 trayek bis, ledeng dan dago.  Jadi dengan bebasnya saya bisa nangkring di bis mana aja.  Tapi karena si armadanya terbatas dan penumpang setianya buanyak tak terhingga *hiperbolll* maka gak jarang dari terminal saya udah harus berdiri.
Dulu tarif bis ini cuman 150 perak, sedangkan untuk tarif langgangan perbulan khusus pelajar tarifnya setengahnya alias 75 perak aja.
Jaman itu masih jarang yang namanya pengamen, pedagang asongan yang masuk di terminal juga gak seheboh sekarang.
Meningkat ke jaman kuliah, trayek yang saya pake tak lain dan tak bukan adalah Leuwi Panjang  Ledeng, perjalanan yang cukup panjang kala itu.  Jam setengah 6 udah nangkring di terminal, biasanya suka ketemu sama temen kuliah sesama bisser, dengan pojok favoritnya.
Tarifnya kalo gak salah 300 perak, dengan gaya yang lemah gemulai leuwi panjang - gerlong bisa memakan waktu 1 jam an. Di terminal selagi nunggu penumpang lain, para pedagang asongan biasanya naik turun menjajakan dagangannya. Dari cakue jumbo yang wanginya sungguh menggoda sampe penjual peniti, tisue, dkk nya, lengkap ada semua, pokoknya apa sih yg gak ada di atas bis. Bila sore menjelang ketika pulang kuliah, biasanya saya dengan temen seperjuangan dulu bela belain naik angkot ke terminal ledeng demi mendapatkan tempat duduk, yaitu di favourite spot nya bis kesayangan itu. Tapi gak jarang juga di terminal udah banyak calon penumpang lain sehingga kami tetep harus berebut masuk dengan dengan mengerahkan semua daya upaya. Sikut2an, desek2an, sudah menjadi makanan sehari hari. Masih ingat betul dulu, dengan seorang teman berpayah payah berstrategi ria demi masuk duluan ke bis bersaing dengan onggokan penumpang lain, teman saya yang naik duluan, lalu dengan gaya heroik diantara desakan arus penumpang yang mengharu biru, dia mengulurkan tangan dan menyeret saya sedemikian rupa hingga bisa menyibakkan penumpang lain yang berjubel di pintu. Perjuangan yang sungguh menggetarkan jiwa Masih inget dulu saya dimarahin sama pengamen, weudeuh gak banget, mati gaya . Ceritanya gini,saya dengan temen seperjuangan sudah duduk manis di bangku favorit pojok belakang deket pintu. Ketika bis mulai berjalan menyanyilah seorang pengamen dengan suara yang iAllah gak merdu2 amir. Karena saya gak suka dengan suara sama lagunya otomatis ogah banget ngasihnya, ketika sang pengamen ngulurin topinya, says cuek aja, gak ngasih aksi, tapi eee ... tiba2 sang pengamen nyerocos, marah2, ngata2in , mahasiswa sok, bla ... bla ... bla ... hhahahaha ... sampe segitunya tu pengamen akibat gak dikasih. Tapi gapapa, hari itu jadi bikin hari saya menjadi semakin hidup. Nah, untuk bis damri jaman sekarang, banyak sekali yang berubah. Fisik bis yang semakin renta terlihat jelas. Kayaknya dari jaman SMA dulu tu para bis belum diperbaharui, kasian banget ya para mercy tata itu, kayaknya perawatannya minim banget. Kalo hujan, atapnya suka bocor, jendelanya suka macet kalo mau dibuka dan yang lebih parah lagi adalah konfigurasi tempat duduknya. Tempat duduk barisan sebelah kanan yg buat tiga orang itu, dipotong sedemikian rupa, disambung lagi ujungnya tapi si kursi itu malah jadi lebih pendek, yg harusnya untuk tiga orang, jadi untuk dua setengah orang. Jarak antar kursi depan belakang di persempit pulak, dan semua usaha ini adalah buat memperbanyak penumpang yang bisa diangkut sama sang bis ini. Kadang lebih bombastisnya, disediakan kursi kayu yang ditempatkan di lorong bis untuk memaksimalkan penumpang sungguh kreatippp ck...ck...ck Tarif bis sekarang ini 2000 perak, tanpa karcis pulak. Pengamen lebih merajalela, dalam satu kali perjalanan bisa sampe lima pengamen yang tampil. Pedagang asongan lebih variatif dan hilir mudik. Bis Damri, ada yang berubah tapi ada juga yang tidak, yang pasti sebagai angkutan masal, bis Damri masih dirindukan dan dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Long live BIS DAMRI :)
Published with Blogger-droid v2.0.6

Sunday, March 11, 2012

GG. NATA TEMPAT BAJU BRANDED MURAH


Diantara keremangan foto jaket jeans anak oshkosh ini, let me tell u about gg. nata, tempat dimana saya banyak menghabiskan waktu untuk mencari baju branded dengan harga miring semiring tiang listrik di seberang rumah yg tak kunjung dilurusin sama bang pln, dengan alesan obat rebondingnya habis :p

Gg. Nata ini termasuk tempat yang bikin kecanduan, selalu terbayang bayang setiap kali punya duit lebih.  Selalu membuat ingin kembali.  Dari blouse, jaket, kemeja, celenong, sepokat, tshirt sampe kolor pun selalu membuat kangen dihati walau pun gak kangen di dompet :))

Di gg. nata ini, ada dua toko yang menjual baju branded  punya pak suwandi ini.  Toko yang di depan, penataan barangnya lebih rapih, teratur, tapi barangnya lebih sedikit (kyaknya sih cuma ngedisplay yg cacatnya gak kasat mata).

Toko yang di belakang, barang2nya ya lebih banyak, sepatu dan sendal baris tingkat2an, jaket berjejer kayak antrian di stasimun kereta pas mau lebaran, kaos tumpuk2an saling men smack down, blouse dan tshirt cewek berdesak desakan, jeans gak mau ketinggalan baris rapi jali.

Baju anak di toko yang bagian belakang ini gak sebanyak di toko depan. Disini juga tersedia, dompet kulit, tas gendong seperti bilabong punya, tas perempuan merk lv atau gucci, topi2, kaos kaki, serta ikat pinggang.

Nah untuk harganya nih, sepatu sport harganya dari 200rb an keatas, sepatu fashion atau formal dari 125rb an.  Crocs 150rb an, sandal sport dari 30rb an, tas gucci kemaren ada yg beli, bentuknya handbag gitu di patok harga di 550rb.  Untuk jeans cowok, kalo yg gak ada merknya *entah kemana ngaburnya tu merk* bisa dapet 70rb an, tapi kalo yg bermerk such as wrangler, lee kupret eh lee cooper, etc dibandrol dari 110rb keatasss.  Untuk celana panjang cewek, jeans atau pun dari bahan lainnya, biasanya dihargai 60rb keatas, untuk merk esprit celananya lebih mahal, berawal dari 80rb an, kecuali celana panjang sebetis *apa yak namanya lupa lagi hihi, oooo ya celana capri* itu harganya 60rb, untuk merk lain 50rb sajah.

Baju anak berkisar antara 25 - 35rb, celana anak, 30 -50 rb, jaket dari 60rb keatas.

Untuk jaket capucon cewek yg bahannya dari kaos harganya berkisar antara 60 - 85rb, jaket cowok 150 - 350 rb.  T shirt dijual antara 35 - 85 rb, nah yang 85rb itu yang made in thailand katanya.

Untuk kolor biasanya harganya dari 25rb keatas.

Merk merk yang terpampang disana diantaranya, esprit, gap, tom tailor, circo, abercrombie, levis, lee cooper, lea, jimmy n martin, oskhosh, kadang ada wachout ma triset *nyelip hihi* , adidas, nike, puma, crocs,kickers, dan masih banyak lagiiii, bakal panjang daftarnya kalo disebut satu satu *padahal lupa lagi hihi, soalnya yg dibeli merknya itu itu aja, piss ah*

Tapi sayang beribu sayang, disana gak tersedian alat gusak gesek alias harus cash sodara *eh, alhamdulillah deng, jadi tidak bakalan membuat kalap belanja*

Nah, ada lagi deng, satu toko di jajaran paling depannya, yang isinya spesialis barang yang cacatnya agak keliatan, walaupun kalo kita jeli, kita bakalan dapet barang bagus harga miring banget.  Ditempat ini harga tshirt dan kemeja di bandrol 15rb an saja, untuk celana jeans hanya 25 - 40rb an.  Baju anak hanya 10rb an.

Nah, kalo kebetulan jalan2 ke bandung plus seneng nyari yang murah2, mampir aja ke gg nata, di jalan kopo sayati sebelah pom bensin. Yukk mareeee ....

Published with Blogger-droid v2.0.4